FERDINAND HENDY. Powered by Blogger.

Wednesday, April 15, 2009

SUKSESNYA BAND INDIE

"Keberuntungan tidak akan pernah datang tanpa ada usaha". Well, mungkin jargon itu yang harus di camkan oleh band-band indie saat ini, mengingat begitu banyak band indie lahir, dan sadar - tidak sadar lahir juga kompetisi. Lalu kenapa "keberuntungan?", yup, mungkin akan terdengar sepele, tapi itulah yang terjadi di blantika musik saat ini. Banyaknya band bagus yang lahir dengan beragam aliran yang ditawarkan, tapi disisi lain banyak juga band bagus yang tidak beruntung. "Bagus" disini mungkin relatif, tapi untuk jaman sekarang yang kaya akan referensi, dan fasilitas yang mempermudah untuk mengaksesnya, membuat telinga banyak orang semakin kritis. So, saya yakin banyak orang yang sudah "baligh" untuk memilih band-band dengan karya yang bagus dan bermutu. Lalu bagaimana dengan 'band bagus yang tidak berutung?', tentunya hal itu akan sangat disayangkan. Dimana sebuah karya bagus dan seharusnya di dengar banyak orang, menjadi hal yang berlalu dan biasa-biasa saja. Lalu, bagaimana cara mengundang keberuntungan dan kesuksesan bagi band kita? Apalagi sih yang harus kita review ketika membuat sebuah band? Here's the tips for you!


VISI DAN MISI

Memang ini klise, tapi ini dasar. Banyak band yang bubar gara-gara visi dan misi-nya nggak jelas. Mengingat hal tersebut, band kamu harus menciptakan suasana yang komunikatif antar personel. Tau karakter, kemauan, impian dan cita-cita antar personel. Buatlah suasana band kamu tetep fun, walaupun terkadang banyak perbedaan pandangan, tapi justru itu yang membuat band kamu semakin solid dan tau arahnya kemana.


NAMA BAND

Ini penting. Jangan terlalu percaya jargon "apalah arti sebuah nama". Bohong banget kalau seseorang memberi nama untuk anaknya tanpa berpikir terlebih dahulu. Pasti orang tua ingin nama yang terbaik untuk anaknya. Begitu juga dengan band yang akan kamu namai, pikirkan nama band yang sekiranya bisa mewakili karakter dan terbaik untuk band kamu. Kalau masih bingung, buatlah list beberapa nama band, lalu buatlah survey. It's gonna be fun dude!


WARNA MUSIK

Tentukan warna musik band kamu. Cobalah nge-jam di studio, keluarkan uneg-uneg bermusik kamu sebebasnya. Tuangkan berbagai keunikan-keunikan yang ada di setiap personel. Untuk band baru, ada baiknya kamu lebih kreatif dan inovatif. Cobalah mencari alternatif lain dari "musik band-band umum" yang sedang banyak di push banyak media. Tapi bukan berarti kamu melakukan itu karena terpaksa, tapi sesuai dengan karakter masing-masing personel. Kalau membuat band pop, jadilah band pop dengan warna baru, begitu juga dengan genre yang lainnya. Jangan sampai jargon "meramaikan blantika musik Indonesia" berubah jadi "menyeragamkan blantika musik indonesia". Be creative!


MEMBUAT DEMO

Demo pertama kamu haruslah mantap! karena lagu kamu akan jadi "first impression" bagi orang-orang dan banyak pihak terutama media. Matangkan lagu kamu dengan latihan dan briefing yang rutin. Sebelum membuat demo track, buatlah dulu demo 'live'. Demo live biasanya merekam lagu kita selagi latihan. Setelah itu, dengarkan bersama-sama dan cari kekurangannya. Dengan begitu, kamu bisa lebih mematangkan aransemen lagu menjadi lebih mantap. Setelah siap untuk membuat demo track di studio, carilah studio yang punya SDM yang bagus untuk perihal recording, mixing sampai mastering.


MANAGE YOUR BAND

Kalau kamu mulai tidak nyaman dengan mengerjakan perihal managerial sendiri, mulailah mencari manager. Well, singkatnya, tugas utama seorang manager adalah mengurus segala kebutuhan band akan panggung, mengkondisikan keuangan band biar efektif dan stabil, dan yang penting adalah sebagai pihak yang bisa menangani masalah-masalah internal di band. Band yang baik adalah band yang ter-manage dengan baik pula. Carilah manager dari orang-orang terdekat, diutamakan yang tau karakter personel, punya link dan pergaulan yang luas, wawasan musik yang cukup dan yang terpenting adalah orang yang jujur. Itu akan sangat membantu.


LINK & MOVEMENT!

Buatlah demo band kamu berguna dan di dengarkan. Untuk movement awal kamu bisa membuat account di myspace.com, purevolume.com, friendster dan fasilitas gratis lainnya di internet. Dan untuk media radio, kemaslah demo kamu semenarik mungkin. Jangan sampai demo kamu tampilannya sama dengan cd-cd kosong yang ada di kantor, karena niscaya demo kamu akan terbuang! Buatlah media merasa dihargai dengan membuat kemasan demo dan profile band yang menarik. Kamu bisa mengemasnya dengan CD interaktif, casing yang menarik (tidak layak buang), profile yang menggugah beserta foto band dengan kualitas bagus sesuai dan image. Disisi lain, jangan ragu untuk lebih dekat lagi dengan orang-orang media, seperti sesekali mendatangi music director (MD) radio-radio yang sekiranya kompeten untuk mengomentari musik kamu, jurnalis media cetak dll. Jangan sungkan juga untuk bergabung dengan berbagai komunitas, karena disitu gudang-nya acara-acara musik. Aktif di milis-milis musik dll. Dengan begitu, kamu akan lebih banyak link untuk melakukan promosi ke berbagai pihak. Setelah menjalankan semua itu, apakah keberuntungan akan menghampiri band kamu? Well, banyak-banyaklah beramal dan berdoa! Semoga beruntung! Cheers!

crew-bengkel

Read more...

Sunday, April 12, 2009

Lagu Loe ya Punya Loe

Promo lewat online atau ngirim demo loe ke label, sebagai musisi yang mencipta dan terus berkreasi melakukan recording pada lagu-lagu ciptaanya, terkadang ada rasa ngeri, takut bila lagu loe dibajak, dicuri dan diakui sebagai lagu orang lain.

Ramai desas desus memberitakan hal ini. Merupakan suatu dilema bagi pemusik indie label yang sudah merekam karya-karya ciptaannya. Untuk melindungi dan memproteksi karyanya agar tidak dibajak. Sementara untuk mendaftarkan lagu agar mendapat hak cipta, bukan biaya yang murah kan. Banyak musisi yang memilih biayanya tersebut dijadikan biaya untuk recording, dari pada untuk mengurus hak cipta.

Bagaimanapun lagu-lagu ciptaan loe harus dilindungi, terproteksi dan aman bila loe berikan kepada orang lain. Kalau loe sendiri gak mau melindungi, orang lain apalagi. Berikut tips yang mesti loe lakuin untuk melindungi lagu ciptaan loe :

1. Burning lagu-lagu loe ke dalam CD, tentu dalam format terbaiknya. Lalu, masukkan ke dalam amplop tertutup bersegel. Kirim melalui kantor pos ke alamat loe sendiri. Kemudian, saat pos mengirimkannya kembali ke loe. Simpan CD dalam amplop itu di tempat yang aman. Jangan buka segel amplopnya. Cap pos yang tertera ada bukti otentik yang sah yang menekankan kepemilikan loe terhadap lagu-lagu dalam CD tsb. Bila kemudian muncul kasus pembajakan, atau lagu loe kira-kira dibawakan dan diklaim oleh artis lain (misal), loe bisa membuktikan kepemilikan lagu dari membuka segel amplop cd lagu loe, tentu saja di depan pengadilan.

2. Buat pengakuan terhadap lagu loe, misalnya dengan memutarnya di radio-radio lokal. Syukur bila lagu loe bisa menyebar ke seluruh Indonesia dengan maraknya sekarang radio yang menyiarkan acara Indie Label.

3. Masukkan lagu-lagu loe di situs-situs ternama, misalnya youtube, multiply atau geocities. Di situs-situs seperti itu, akan terlihat kapan loe post lagu loe, dan ini bisa menjadi tolak ukur sendiri bila misalnya suatu saat ada yang mengklaim lagu loe sebagai karya mereka. Dengan catatan, jangan hapus account loe di situs tersebut sampai kapanpun. Dan jangan lupa untuk mempostnya ke beberapa situs. Untuk antisipasi bila ada situs yang tutup.

Bila ingin lebih aman lagi, Ngga ada jalur lain, kecuali daftarkan hak cipta lagu-lagu loe pada organisasi-organisasi yang mengurusnya. Takut dibajak, ngga harus membuat loe takut untuk berkarya kan?.

(simphonymusic)

Read more...

Trik Promo Menembus Media TV dan Radio

Salah satu media yang sangat berpengaruh untuk promo adalah radio dan TV. Namun tidaklah mudah untuk dapat promo di kedua media tersebut jika loe tidak mengetahui tips-tips atau cara untuk menembus kedua media tersebut.

Nah, berikut tips untuk menembus Media TV dan Radio yang ngga ada salahnya band loe coba :

a. Kirimkan demo lagu loe yang isinya lebih dari satu lagu band. Kalau bisa yang mampu menggambarkan karakter band loe sebenarnya. Sehingga, PH/Produser musik bisa mempertimbangkan dengan lebih bijaksana.

b. Perhatikan nilai estetika. Meski cuma demo, buatlah semenarik mungkin agar PH/ Produser musik yang melihat langsung tertarik membuka dan mendengarkannya.

c. Kualitas rekaman haruslah bagus. Kalau bisa, jangan kirim demo live karena demo live biasanya kualitasnya kurang bagus.

d. Antarkan demo secara personal. Jangan dikrim via pos. Harapannya, dengan bertemu langsung, demo dapat cepat didengarkan sampai pada tujuan.

e. Bikin packaging demo yang lengkap. Yang berisi biodata, foto dan profil band. Jangan lupa cantumkan contact person band loe, Agar PH/Produser musik ngga kesusahan saat melacak balik.

f. Perlu diketahui, tidak semua TV memutar klip secara gratis. Jadi, kalau tidak ada bujet, sebaiknya hindari mendekati produsernya.

g. Sebelum melobi produser acara, sebaiknya yakinkan dulu kalo video klip loe sesuai dengan standar kualitas stasiun TV itu. Mulai dari genre musik, kualitas gambar, sampe format. Karena kebanyakan stasiun TV meminta klip yang dengan format Betacam.

h. Pastikan Video klip yang band loe kirim berjalan baik ( tidak error).

i. Sertakan klip dengan info seputar band loe. Mulai dari foto, profil dan deretan lagu. Selamat mencoba…. do the best.
(amild)

Read more...

Tips Serta Urutan Rekaman Buat Band Pemula

Masuk dapur rekaman? Hmm.. terdengar menyenangkan. Apalagi bagi loe2 yang senang menyanyi dan bermain musik, dan terutama lagi bagi loe2 yang berkarier di dunia musik. Asyik dan seru itu pasti.

Tapi bagi loe yang anak band pemula dan ingin membuat rekaman lagu, tentunya ini merupakan hal baru. Nah, tips ini tentunya akan sangat membantu, terutama loe bisa menghemat waktu dan biaya dengan meminimalisasi kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan rekaman.

1. Matangkan dulu materi loe. Penguasaan materi akan mempercepat proses rekaman.

2. Loe harus mencatat semua track yang akan direkam.

3. Jangan lupa masukkan track gitar akustik karena terbukti dapat memberi sentuhan manis pada lagu loe.

4. Bagi para gitaris, usahakan membawa lebih dari satu gitar dan efek. Gunanya untuk membedakan karakter dan memperkaya sound loe. Usahakan bawa beberapa type gitar. Tapi biasanya satu gitar single coil plus satu humbucker sudah cukup.

5. Jangan grogi! Pada awalnya memang rekaman itu rasanya agak aneh. Terutama bagi para drummer karena harus duduk sendirian didalam studio dan selama tracking (perekaman), Cuman bisa mendengar suara metronome saja, sejago apapun drummer kemampuannya baru akan diuji ketika ia masuk ke ruang rekaman.
Nah, buat loe para gitaris, bassis, keyboardis, rekaman gak perlu dilakukan di dalam take room. Di control room saja sudah cukup. Resikonya, pada waktu tracking loe akan dikelilingi oleh teman band kita. Yang tentunya sesekali juga mencela permainan loe.

6. Kreatif, Jangan terlalu baku dengan aransemen yang udah loe bikin sebelumnya. Coba loe improve dikit-dikit. Kadang dari improve ini muncul hal yang dahsyat loh.

7. Kenalilah Sound Engineer (SE) loe. Kenal dengan SE itu penting karena selama proses rekaman, band loe akan selalu berhubungan dengan dia.

8. Sabar! yang membuat rekaman itu gak enaknya adalah kita harus ngedenger lagu yang sama diulang-ulang selama beberapa jam.

9. Jaga Kondisi. Kalo loe berencana nylesain proses rekaman dalam satu waktu sekaligus. So, jaga kondisi penting supaya loe bisa terus fokus dan konsentrasi.

10. Santai.. Buatlah proses rekaman sebagai sesuatu yang tidak membebani.

Dibawa enak aja, kalo loe stress pada waktu proses rekaman, bisa dipastikan hasil rekamannya ngga bakal bagus.

Berikut beberapa urutan dari sebuah rekaman yang perlu loe ketahui :

Pertama… Biasanya drum direkam terlebih dahulu. Pada proses rekaman drum. Drummer menggunakan metronome sebagi panduan tempo. Sedang untuk panduan lagu, biasanya salah satu personel yang lain mengiringi permainannya dari control room.

Kedua… Bass, Part ini paling simple. Satu kali take biasanya sudah cukup.

Ketiga… Melody & Rhythm/pengiring. Di bagian ini gitar rhythm, keyboard, gitar akustik, dan semua instrument pengiring direkam. Biasanya semua part rhythm direkam 2 kali. Gunanya supaya bisa dapet sound yang lebih megah dan tebal. Usahakan pake gitar dan settingan efek atau ampli yang beda tiap kali loe take.

Terakhir… Lead & Backing Vocal. part ini biasanya direkam paling akhir ketika keseluruhan musik sudah terekam.

Masukan… Buat para gitaris yang mo take lead gitar. Usahakan merekam beberapa versi lead yang berbeda untuk kemudian dipilih mana yang terbaik. Untuk vokal, jangan lupa memberi layer vocal dengan merekam backing vocal pula.

(simphonymusic)

Read more...

  ©Template by Dicas Blogger.